Saat ini, fokus utama perusahaan adalah penanganan kebakaran serta memastikan keselamatan masyarakat dan pekerja di sekitar area SPBE. Meski terjadi insiden, Pertamina memastikan distribusi LPG kepada masyarakat tetap berjalan normal dan tidak terganggu.
"Pertamina Patra Niaga RJBB memastikan bahwa pasokan LPG kepada masyarakat tidak terganggu,” katanya.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi lokasi kejadian demi keselamatan.
Api dilaporkan padam pada Kamis (2/4/2026) pukul 01.00 WIB. Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Heryanto menjelaskan, sebanyak 12 regu diturunkan untuk memadamkan si jago merah. Bahkan menurutnya ada 100 personel lebih yang membantu operasi pemadaman.
"Kita menurunkan 12. Satu regu 6 orang, 6x12 berarti sekitar 72 orang. Berikut dengan tim pendukung, sekitar 100 orang kurang lebih," imbuh dia.