Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali mengatakan, berdasarkan keterangan awal, sopir mengaku tidak mampu menghentikan truk karena rem tidak berfungsi.
“Si sopir menerangkan bahwasannya, sudah tidak bisa mengendalikan mobil. Penyebabnya adalah remnya sudah tidak bisa melakukan pengereman,” ucap Iptu Rojali di lokasi kejadian dikutip dari iNews Bekasi, Minggu (1/11/2026).
Sopir sempat berupaya menghentikan laju truk dengan menabrakkannya ke tembok gerbang Universitas BSI. Namun, upaya tersebut gagal. Truk tetap melaju hingga menghantam warga yang sedang menunggu bus di halte.
“Korban saat kejadian memang sedang menunggu bis di halte,” tuturnya.
Seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit. Enam korban meninggal dunia dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang dan RSUD Kota Bekasi. Sementara itu, empat korban luka dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.