Keluarga Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Pertimbangkan Lapor Polisi, Tunggu Hasil Visum

Tim iNews.id
Juru bicara keluarga sekaligus guru Fatur, Ahmad Fahmi. (Foto: Tim iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Keluarga Faturohman (18) atau akrab dipanggil Fatur, pelajar Madrasah Aliyah Jamiat Kheir yang menjadi korban penganiayaan saat kericuhan di Pejompongan Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih mempertimbangkan langkah hukum atas kasus yang dialaminya.

Juru bicara keluarga sekaligus guru korban, Ahmad Fahmi mengatakan keputusan untuk membuat laporan polisi akan ditentukan setelah proses visum selesai dilakukan. Saat ini, keluarga masih fokus pada pemulihan kondisi Fatur yang tengah menjalani perawatan di RSUD Tarakan.

"Terkait laporan kepolisian kita lihat kondisi Fatur ya," kata Fahmi ketika ditemui di RSUD Tarakan, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Fahmi, dirinya bersama ayah Fatur sebelumnya telah mendatangi Polsek Tanah Abang untuk mengurus surat pengantar visum. Langkah tersebut dilakukan setelah pihak rumah sakit meminta surat pengantar dari kepolisian.

"Saya dan bapaknya Fatur sudah ke Polsek Tanah Abang minta surat. Kita minta visum, tapi dari dokter di sini ketika di IGD minta surat pengantar. Kita sudah buatkan sama bapaknya Fatur, kita sudah ke Polsek Tanah Abang," ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
27 hari lalu

Fatur Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Ternyata Qori Berprestasi

27 hari lalu

Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Alami 12 Jahitan, Ada Luka Diduga Bekas Sundutan Rokok

28 hari lalu

Fatur Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Dirawat di RSUD Tarakan, Banyak Luka Lebam

28 hari lalu

Pelajar Jadi Korban Penganiayaan Sekelompok OTK saat Bentrokan di Pejompongan 27 Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal