Keluarga Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Pertimbangkan Lapor Polisi, Tunggu Hasil Visum

Tim iNews.id
Juru bicara keluarga sekaligus guru Fatur, Ahmad Fahmi. (Foto: Tim iNews.id)

Meski demikian, Fatur masih mengeluhkan nyeri di sejumlah bagian tubuh. Fahmi menyebut luka yang paling mendapat perhatian medis berada di bagian kepala dan punggung.

"Kalau Fatur sendiri bilang di bagian kepala sama punggung. Semuanya masih ngerasain nyeri, cuma paling utama yang di sini yang luka kena senjata tajam ini," ujar Fahmi.

Menurut Fahmi, salah satu luka di kepala Fatur harus mendapat 12 jahitan. Selain itu, terdapat luka bakar yang diduga akibat sundutan rokok di bagian belakang tubuh korban.

"Sama yang di belakang badannya yang disundut rokok," kata Fahmi.

Diketahui, Fatur menjadi korban penganiayaan saat kericuhan di kawasan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026). Pelajar berusia 18 tahun itu sempat diseret keluar dari gang dekat rumahnya dan dipukuli oleh sekelompok orang tak dikenal saat kericuhan berlangsung.

Saat ini, Fatur masih menjalani pemulihan di RSUD Tarakan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
29 hari lalu

Fatur Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Ternyata Qori Berprestasi

29 hari lalu

Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Alami 12 Jahitan, Ada Luka Diduga Bekas Sundutan Rokok

29 hari lalu

Fatur Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Dirawat di RSUD Tarakan, Banyak Luka Lebam

30 hari lalu

Pelajar Jadi Korban Penganiayaan Sekelompok OTK saat Bentrokan di Pejompongan 27 Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal