Kemenhub Bentuk Tim Investigasi Buntut Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior

Ari Sandita Murti
Kemenhub membentuk tim investigasi internal usai taruna STIP tewas diduga dianiaya senior di kampus. (Foto: Antara)

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) menetapkan satu tersangka berinisial TRS (21) dalam kasus tewasnya taruna STIP Jakarta Putu Satria AR. Tersangka merupakan mahasisswa tingkat dua atau senior korban.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Hady Saputra Siagian mengatakan Putu tewas karena menerima pukulan pada bagian dada yang berdampak pada rusaknya jaringan paru-paru. Penganiayaan itu terjadi saat jam belajar.

TRS semula mengumpulkan lima juniornya, termasuk korban, di kamar mandi kampus untuk memberi hukuman. Putu mendapat giliran pertama dan dihajar oleh TRS di bagian ulu hati hingga tak sadarkan diri.

Pelaku yang panik sempat mencoba melakukan penyelamatan dengan menarik lidah korban. "Karena panik lihat si korban tumbang, dia berusaha mencoba membantu, dia memerintahkan untuk (anak) tingkat satu yang ada di kamar mandi itu pergi, keluar dari kamar mandi," kata Hady, Minggu (5/5).

"Kemudian dia berusaha memberi bantuan dengan cara memasukkan tangannya ke mulut (korban) kemudian menarik lidahnya," jelasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
5 hari lalu

Kecelakaan Truk Molen Tewaskan 6 Orang di Bekasi, Kemenhub: 6 Tahun Tak Uji KIR

6 hari lalu

Kemenhub Periksa Besar-Besaran Moda Transportasi Jelang Nataru, Cek Ribuan Kapal hingga Bus

8 hari lalu

Tega Bakar Cucu, Nenek di Depok Dites Kejiwaannya

8 hari lalu

Nenek yang Bakar Cucu di Depok Sempat Bohong Korban Kena Kompor Meledak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal