Kisah Haru Awi Penjual Pecel dan Cenil, Anak Sakit hingga Putus Sekolah

Binti Mufarida
Perempuan bernama Awi sudah 20 tahun menjadi penjual pecel dan cenil di Ibu Kota, Jakarta. (Foto MPI).

"Lumayan sih kadang nyampe Rp100.000 per hari. Anak di kampung, pulang paling lama dua bulan, sering pulang, namanya orang kampung dapat duit pulang, dapat duit pulang," ucapnya.

Awi pun menceritakan tentang kedua anaknya yang saat ini berada di kampung halaman. Ibu dua orang anak itu mengatakan jika anak perempuannya terpaksa harus putus sekolah.

"Itu sekolahnya mogok baru kelas satu SMA, karena anaknya kurang normal, malu belajar sama temen. (Anak) dua, yang satu cowok masih SMP, kelas dua. Yang putus sekolah cewek," kata Awi.

Awi mengatakan jika anak pertamanya harus terpaksa putus sekolah karena sakit. Dia mengatakan punggung kirinya anak perempuannya melengkung sehingga tak bisa berdiri normal seperti teman-temannya.

"Punggungnya melengkung, dulu berobat jalan sampai 6 bulan, tapi masih kecil, kayaknya pengerasan obat, mungkin," cerita Awi.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesan Terakhir Sertu M Nur Ichwan Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Istri Ungkap Kisah Haru

57 tahun lalu

Usaha Pecel asal Batu Malang Jadi Kuliner Favorit Berkat Dukungan BRI

57 tahun lalu

Viral Kisah Haru Kevin Komandan Paskibra di Humbahas, Tetap Bertugas saat Ayah Meninggal

57 tahun lalu

Beda dengan Gus Miftah, Prabowo Hadiahi Penjual Lumpia Baju Safari yang Dipakainya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal