Kisah Haru Awi Penjual Pecel dan Cenil, Anak Sakit hingga Putus Sekolah

Binti Mufarida
Perempuan bernama Awi sudah 20 tahun menjadi penjual pecel dan cenil di Ibu Kota, Jakarta. (Foto MPI).

Mulanya, kata Awi, saat masih kecil anaknya sering sakit-sakitan. Dia pun tak tahu penyebab pasti mengapa punggungnya tidak normal.

"Dulu sakit-sakitan terus, jarang sehat. Badannya panas terus, sama batuk. Sekarang pengobatan enggak berjalan, batuknya sembuh tapi ujung-ujungnya kayak gitu, punggungnya melengkung sebelah gitu," kata Awi.

Awi mengatakan dia pernah membawa anaknya ke dokter, namun terpaksa menghentikan pengobatan karena keterbatasan biasa untuk berobat. Apalagi, katanya, dokter tidak bisa mengobati anaknya. 

Tak jarang dia menangis melihat anak-anak sekolah seusia anaknya bersekolah dengan normal.

"Pernah diobati juga, kata dokter nggak bisa katanya. Sampai nangis, kalau lihat anak sekolah itu sedih banget inget anak sendiri," katanya.

Meski begitu, Awi mengatakan jika dirinya tetap bersyukur dengan hasil berjualannya. Dia pun bersyukur masih mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah di kampung halamannya. 

"Kalau di sini nggak pernah dapat (bansos), kan orang kampung. Kan KTP kampung, KTP kere, di sana dapat duit, dapat beras," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Anak Bunga Zainal Sakit, 3 Kali Bolak-Balik RS Jakarta-Kuala Lumpur

6 bulan lalu

Pesan Terakhir Sertu M Nur Ichwan Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Istri Ungkap Kisah Haru

1 tahun lalu

Usaha Pecel asal Batu Malang Jadi Kuliner Favorit Berkat Dukungan BRI

1 tahun lalu

Viral Kisah Haru Kevin Komandan Paskibra di Humbahas, Tetap Bertugas saat Ayah Meninggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal