KP2C Desak Bupati dan Wali Kota Tangani Sampah Bambu di Bendung Koja

Irfan Ma'ruf
Sampah Bambu di Bendung Koja, Sungai Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/3/2019). (Foto: KP2C)

Pembersihan sampah bambu selalu dilakukan para pihak terkait dibantu KP2C dan masyarakat sekitar. Namun hasilnya tidak efektif karena sampah bambu kembali dan selalu kembali menyumbat Bendung Koja.

Melihat solusi belum terurai dengan baik, KP2C meminta wali kota Bekasi, bupati Bogor dan wali kota Depok turun langsung mengatasi persoalan ini. "Tanpa intervensi langsung beliau-beliau, kami tidak yakin persoalan sampah bambu ini akan menemui jalan keluar," tutur Puarman.

"Ataukah menunggu bencana banjir terjadi dulu, baru ramai-ramai ditangani secara serius," tambahnya.

Dia juga menginformasikan Bupati Bogor, Ade Yasin, pernah menerbitkan Surat Bupati No.658.1/905/DLH pada Januari 2019 tentang larangan membuang sampah potongan bambu dan rumah tangga ke sungai Cikeas. Surat ini ditujukan kepada Camat Cileungsi, Gunung Putri, Citeureup dan Cibinong. "Namun surat ini belum berjalan efektif," ucapnya.

Selain duduk bersama satu meja, KP2C juga menyorongkan saran perlunya dilakukan sosialisasi dan surat peringatan kepada pelaku usaha dan masyarakat sepanjang aliran sungai Cikeas agar merawat pohon bambu di wilayahnya dengan baik.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keren! China Bikin Satelit Tangani Gempa hingga Banjir

57 tahun lalu

Pramono Lanjutkan Normalisasi Sungai: Banjir Masih Ada, tapi Tak Separah yang Lalu

57 tahun lalu

Progres Pembangunan Bendungan Bulango Ulu Tembus 94,99 Persen, Siap Sediakan Air Baku hingga Irigasi

57 tahun lalu

8 Warga Kena OTT gegara Buang Sampah Sembarangan di Jaksel, Didenda Rp500.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal