KPAI: Keluarga Cerita Aurel Dipukul Seniornya di Paskibra Tangsel

Ilma De Sabrini
Sejumlah tetangga melayat di rumah duka Aurellia Quratu Aini di Cipondoh, Tangerang, Jumat (2/8/2019). Polisi mendalami dugaan adanya penganiayaan oleh senior Paskibra Tangsel terhadap Aurel. (Foto: istimewa).

”Keluarga menyampaikan Aurel bercerita dipukul seniornya. (Aurel) meninggal hari Kamis 1 Agustus dan dikebumikan Jumat. Aurel adalah anak yang aktif dan ceria dan tidak pernah sakit,” ujarnya.

Menurut Jasra, peristiwa ini membawa keprihatinan mendalam bagi masyarakat. KPAI pun mendukung aparat hukum dan pihak terkait untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa yang terjadi.

KPAI mengingatkan pentingnya pedoman Child Safe Guarding dari peristiwa ini, yaitu anak-anak harus dipastikan aman dalam situasi yang terkontrol. Caranya dengan menerapkan kode etik berkegiatan anak, seperti tgidak melakukan kekerasan fisik, tidak mempermalukan, dan tidak sendirian dengan anak di tempat sepi.

”KPAI menyampaikan belasungkawa sedalam dalamnya. Tentu ini pukulan bagi keluarga ananda yang membanggakan dan berprestasi,” ujarnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Megapolitan
7 tahun lalu

Polres Tangsel Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan di Tubuh Aurel

Megapolitan
7 tahun lalu

Selidiki Meninggalnya Aurel, Polisi Periksa Pelatih Paskibra Tangsel

Megapolitan
7 tahun lalu

Anggota Paskibra Tangsel Meninggal Diduga Dianiaya Senior, Ini 7 Sikap KPAI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal