"Jadi saya nggak ada istilah surat tugas jadi saya nggak mau PKS mengeluarkan surat tugas. Kalau surat tugas saya capek yakan saya harus ke Majalengka, saya harus ke Cirebon, saya harus ke kota-kota lain. SK nya belum tentu yakan, makanya saya minta SK nya aja cukup," ujarnya.
Lebih lanjut, Idris yang telah memimpin Kota Depok dua periode itu mengaku siap jika mendapat amanah berupa SK dari DPP PKS untuk melenggang ke Pilgub Jawa Barat 2024.
"Siap kalau mendapatkan amanah SK ya," ujar.