Dia menjelaskan, saat bangunan yang dirobohkan mulai runtuh, masyarakat lain berhamburan menghindar. Korban yang berada pada bagian bawah, kata dia tidak sadar dan langsung tertimpa.
"Saat bangunan akan roboh korban tidak sadar, sedangkan teman-temannya berlarian ke luar dari lokasi bangunan," ucapnya.
Menurutnya, ketika tertimpa korban masih hidup, namun setelah proses evakuasi oleh tim Gulkarmat korban telah meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan melibatkan 15 personel dan bantuan alat berat milik Dinas Tata Air.
"Menurut imnformasi, korban sudah tertimpa bangunan pukul 08.45 WIB, saat itu korban masih hidup," katanya.