Miris! Bayi Dibunuh Orang Tua di Jaksel Alami Gizi Buruk, Tubuh Penuh Luka

Riyan Rizki Roshali
Ilustrasi bayi (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Ahli forensik mengungkapkan kondisi bocah berusia 20 bulan yang tewas dibunuh ayah tirinya berinisial AR (22) dan ibu kandungnya berinisial JM (19) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Mirisnya, korban juga mengalami kekurangan gizi.

“Pada pemeriksaan, kami menemukan keadaan anak tersebut dengan keadaan yang gizinya tidak sesuai dengan usianya, ya kurang dari yang seharusnya normal pada usia tersebut," kata dokter forensik, Asri Megaratri Pralebda, dikutip Selasa (3/11/2026).

Selain itu, dokter forensik mendapati sejumlah luka bekas kekerasan, baik luka luar maupun luka dalam tubuh korban. Luka itu, kata Asri, bukan hanya luka baru, tapi juga luka lama yang sudah dialami korban.

"Kami juga menemukan beberapa tanda-tanda kekerasan pada daerah wajah, perut, dada, dan keempat anggota gerak. Baik itu kekerasan yang baru maupun kekerasan yang lama," ujar Asri.

“Kami melakukan pemeriksaan rontgen tulang-tulang di Rumah Sakit Polri untuk memastikan adanya kekerasan terhadap tulang, yaitu patah tulang. Dari hasil autopsi juga kami menemukan hal yang sejalan pada saat pemeriksaan luar, yaitu kami menemukan tanda-tanda kekerasan atau cedera pada organ-organ tubuh bagian dalam," sambungnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
12 jam lalu

Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama Bermotif Ekonomi, Polisi: Ibu Ngamen Bapak Nganggur

1 hari lalu

Kasus Pembunuhan Bayi di Toilet Pasar Kebayoran Lama, Polisi: Tak Ada Alasan Khusus Pilih Korban

1 hari lalu

Lapangan Padel Milik Coach Justin Dibobol Maling, 2 Pelaku Ditangkap Polisi

1 hari lalu

Kronologi Pasutri Bunuh Bayi 20 Bulan di Toilet Pasar Kebayoran Lama, Jasad Dikubur di Benhil

2 hari lalu

Terungkap! Ini Motif Pasutri Bunuh Bayi 20 Bulan di Toilet Pasar Kebayoran Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal