Modifikasi Cuaca Atasi Polusi Udara, 7,8 Ton Garam Ditabur di Langit Jabodetabek

Binti Mufarida
Sebanyak 7,8 ton garam telah ditabur di langit Jabodetabek untuk menghadirkan modifikasi cuaca hujan buatan demi mengurangi polusi udara. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengatasi polusi udara masih terus berlangsung hingga 2 September 2023. Hingga 29 Agustus 2023, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menaburkan sebanyak 7,8 ton garam di langit Jabodetabek.

“Bahan semai NaCl terpakai sejak 24 hingga 29 Agustus total 7.800 kilogram atau 7,8 ton. Daerah seeding di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” ucap Koordinator Laboratorium Pengelolaan TMC BRIN, Budi Harsoyo, Rabu (30/8/2023).

Budi mengungkapkan modifikasi cuaca yang terus diupayakan BRIN bersama dengan TNI AU, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga kemarin telah menghasilkan hujan di sejumlah wilayah.

“Dari hasil monitoring informasi kejadian hujan di wilayah DKI dan Jawa Barat pada tanggal 29 Agustus 2023 sampai dengan pukul 16.00 WIB terdapat informasi hujan di Rangkas Bitung Timur,” kata Budi.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Hati-Hati! 3 Provinsi Berpotensi Hujan Lebat jelang Arus Balik

Megapolitan
1 hari lalu

Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Hadiri Malam Takbiran di Bundaran HI

Megapolitan
4 hari lalu

Pramono Sebut Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan saat Lebaran

Nasional
5 hari lalu

Prakiraan Cuaca 17 Maret 2026, BMKG: Waspada Hujan Sangat Lebat di NTT-Sulbar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal