Pasar Kramat Jati Produksi 5 Ton Sampah per Hari, Pramono Mau Sulap Jadi Pupuk

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mau menyulap sampah di Pasar Kramat Jati jadi pupu. (Foto: iNews.id/Danandaya)

Ia menyampaikan, ke depannya penanganan pengolahan sampah tidak hanya dilakukan di pasar saja. Ia mendorong sektor per hotel, restoran, dan kafe (Horeka) untuk melakukan hal serupa.

"Bukan hanya di pelaku di pasar, nanti di Horeka yaitu hotel, restoran, dan kafe, kami juga akan memperlakukan yang sama karena mereka size-nya juga cukup besar, dan di rumah tangga," tuturnya.

Adapun ia menjelaskan, pengolahan sampah di Pasar Kramat Jati akan menghasilkan produk berbentuk cairan dan komposit. Dua produk itu bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian.

"Ya, seperti yang tadi kita lihat bersama, ada dua, yang satu berupa cairan, yang satu berupa komposit. Nanti akan bisa jadi pupuk organik," ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
10 hari lalu

Danantara Mulai Proyek Sampah Jadi Listrik di Bogor, Nilai Investasi Rp2,8 Triliun

11 hari lalu

Pramono Minta TPS Ilegal di Jakarta Ditertibkan, Pelakunya Diumumkan ke Publik

17 hari lalu

Miris! Trotoar Jalan Sunter Barat Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah Liar

25 hari lalu

Pedagang di Trotoar Pindah ke Area Dalam Pasar Kramat Jati, Pemprov DKI Gratiskan Sewa 6 Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal