Pasar Kramat Jati Produksi 5 Ton Sampah per Hari, Pramono Mau Sulap Jadi Pupuk

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mau menyulap sampah di Pasar Kramat Jati jadi pupu. (Foto: iNews.id/Danandaya)

Ia menyampaikan, ke depannya penanganan pengolahan sampah tidak hanya dilakukan di pasar saja. Ia mendorong sektor per hotel, restoran, dan kafe (Horeka) untuk melakukan hal serupa.

"Bukan hanya di pelaku di pasar, nanti di Horeka yaitu hotel, restoran, dan kafe, kami juga akan memperlakukan yang sama karena mereka size-nya juga cukup besar, dan di rumah tangga," tuturnya.

Adapun ia menjelaskan, pengolahan sampah di Pasar Kramat Jati akan menghasilkan produk berbentuk cairan dan komposit. Dua produk itu bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian.

"Ya, seperti yang tadi kita lihat bersama, ada dua, yang satu berupa cairan, yang satu berupa komposit. Nanti akan bisa jadi pupuk organik," ucapnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pramono Tindak Tegas Pembuang Sampah Ilegal, Pelaku bakal Diumumkan ke Publik

6 hari lalu

Pramono Ubah Total Sistem Pengelolaan Sampah di Jakarta, Kini Wajib Dipilah

8 hari lalu

2 Perusahaan Disanksi Buntut Gunungan Sampah di Penjaringan Jakut, Ini Perannya

8 hari lalu

Pemprov DKI Ubah Sistem Pengelolaan Sampah, Metode Open Dumping di Bantargebang Berakhir 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal