"Sampai masuk area mal melalui akses pos 2 dan mobil diberhentikan mobil pengunjung lain di area main lobby, dan terjadi keributan antara pengemudi mobil dengan pengemudi motor yang sempat menjadi perhatian pengunjung lain," ujar Ischak.
Petugas keamanan mal kemudian berusaha melerai kedua belah pihak. Petugas selanjutnya melakukan mediasi untuk menyelesaikan perselisihan tersebut.
"Pengemudi ojek online telah menyampaikan permohonan maaf dan membuat pernyataan tertulis, sedangkan pengemudi mobil menyatakan tidak melanjutkan permasalahan tersebut ke ranah hukum," ungkapnya.
Ischak mengatakan, kasus tersebut tidak dilanjutkan ke pihak kepolisian karena kedua pihak sepakat berdamai dan menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.
"Polsek Tebet tidak menerima laporan terkait kejadian tersebut karena pihak yang bersangkutan tidak melanjutkan permasalahan ke pihak kepolisian. Permasalahan telah diselesaikan secara damai melalui pihak manajemen mal Kota Kasablanka," jelas dia.