Selain kekeringan, sebelum 20 Agustus 2026 kualitas udara Jakarta juga tercatat berada dalam kategori tidak sehat selama 26 hari terakhir.
Hingga 26 Agustus, sebanyak 24 sorti penerbangan OMC telah dilakukan dengan total durasi sekitar 21 jam. Operasi tersebut menggunakan dua pesawat Cessna Caravan 208B milik Smart Cakrawala Aviation.
Pesawat melakukan penyemaian pada awan yang berpotensi menghasilkan hujan. Dalam kondisi tertentu, penyemaian juga diarahkan ke titik prioritas yang teridentifikasi memiliki kualitas udara kurang baik atau kadar PM2.5 tinggi.
Marulitua mengatakan, OMC yang dilakukan pada 27 Agustus menghasilkan hujan di sejumlah wilayah Jakarta. Evaluasi sementara juga menunjukkan penurunan polutan di sejumlah wilayah berkisar 23-50 persen, dengan penurunan tertinggi sementara mencapai 57 persen.
"OMC berhasil mengoptimalkan potensi hujan di beberapa lokasi. Kami juga melihat adanya penurunan angka polutan, namun hasilnya tetap kami evaluasi karena kondisi atmosfer sangat dinamis," tuturnya.