Pemprov DKI Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca, Polutan Turun hingga 57 Persen

Danandaya Arya Putra
Pemprov DKI menggencarkan OMC untuk mengoptimalkan hujan di tengah kemarau dan menunjukkan polutan turun hingga 57 persen. (Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta)

Selain kekeringan, sebelum 20 Agustus 2026 kualitas udara Jakarta juga tercatat berada dalam kategori tidak sehat selama 26 hari terakhir.

Hingga 26 Agustus, sebanyak 24 sorti penerbangan OMC telah dilakukan dengan total durasi sekitar 21 jam. Operasi tersebut menggunakan dua pesawat Cessna Caravan 208B milik Smart Cakrawala Aviation.

Pesawat melakukan penyemaian pada awan yang berpotensi menghasilkan hujan. Dalam kondisi tertentu, penyemaian juga diarahkan ke titik prioritas yang teridentifikasi memiliki kualitas udara kurang baik atau kadar PM2.5 tinggi.

Marulitua mengatakan, OMC yang dilakukan pada 27 Agustus menghasilkan hujan di sejumlah wilayah Jakarta. Evaluasi sementara juga menunjukkan penurunan polutan di sejumlah wilayah berkisar 23-50 persen, dengan penurunan tertinggi sementara mencapai 57 persen.

"OMC berhasil mengoptimalkan potensi hujan di beberapa lokasi. Kami juga melihat adanya penurunan angka polutan, namun hasilnya tetap kami evaluasi karena kondisi atmosfer sangat dinamis," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
8 jam lalu

Pramono Ungkap Modifikasi Cuaca Jakarta 2 Kali Gagal: Perlu Perjuangan dan Doa

22 jam lalu

Pramono Ungkap Modifikasi Cuaca di Jakarta 2 Kali Gagal Dilaksanakan, Ini Penyebabnya

3 hari lalu

14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca

4 hari lalu

Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan, Malaysia Bantu Modifikasi Cuaca di Langit Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal