Pemprov DKI Jakarta Ikuti Kebijakan Pusat Soal Polemik Kehalalan AstraZeneca

Antara
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menjelaskan lahan pemakaman alternatif di Srengseng Sawah. (Foto Antara).

Vaksin Corona dinyatakan halal karena sangat terbatas sehingga bisa digunakan dalam keadaan darurat.

"Ketentuan hukum yang pertama, vaksin AstraZeneca hukumnya haram karena dalam proses tahap produksinya memanfaatkan enzim yang berasal dari babi. Walau demikian, yang kedua, penggunaan vaksin Covid-19 Produk AstraZeneca pada saat ini hukumnya dibolehkan," kata Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun N Sholeh.

Namun belakangan, pihak AstraZeneca membantah vaksin Corona mereka mengandung unsur babi. Disusul pernyataan vaksin yang sudah digunakan di sejumlah negara muslim seperti Arab Saudi hingga Kuwait.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
12 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

16 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

21 hari lalu

Warning! Kekeringan di Jakarta Berlanjut Hingga 20 September 2026

23 hari lalu

Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Bandung dan Malang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal