“Melalui fitur tersebut, operator pusat komando atau command center dapat mengetahui kondisi lokasi kejadian, memantau keberadaan petugas di sekitar lokasi, dan memperoleh informasi pendukung untuk mempercepat koordinasi serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan,” ujar Aditia, dikutip Minggu (1/11/2026).
Aditia menyampaikan, pengembangan aplikasi ini dilakukan melalui kolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah, khususnya Dinas Perhubungan serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.
Kolaborasi tersebut mencakup koordinasi kebutuhan sistem, pengembangan aplikasi, uji coba, hingga sosialisasi kepada pengguna.
Berdasarkan hasil pengujian, penggunaan JAK-Respond mampu mempercepat proses perolehan informasi operasional dibandingkan dengan penggunaan aplikasi secara terpisah.
“Hal ini menunjukkan bahwa integrasi informasi dalam satu dashboard dapat meningkatkan efisiensi kerja operator dan mendukung koordinasi petugas di lapangan,” katanya.