Penertiban Pedagang di Jalur Puncak Bogor Ditunda, Ini Alasannya

Putra Ramadhani Astyawan
Penertiban di kawasan Warpat, Puncak, Bogor ditunda (dok. Polres Bogor)

"Ada beberapa bangunan yang muncul, yang tadinya tidak terdeteksi kaitan SPH/Akte Jual Beli di tanah SSBB. Itu perlu pendalaman, perberlakuannya berbeda dengan yang dilakukan oleh roda 4 (PKL). Jadi harus dilakukan peneguran yang dilakukan oleh Dinas Tata Bangunan, teguran 1,2,3 yang dilakukan sepanjang 7 hari (3x7 hari)," katanya.

"Kemudian dilimpahkan ke DPKPP, DPKPP melimpahkan ke Satpol PP, Satpol PP nanti melakukan peneguran 7, 3, 1 (hari)," ujar Cecep.

Pemkab akan mengedepankan kondusifitas di wilayah Kabupaten Bogor. Yang pasti, apabila sudah ada perintah dari pimpinan terkait penertiban akan langsung dilakukan.

"Kalau semua sudah memenuhi unsur dan sudah ada jaminan dari Forkopimda ya kami siap membongkar, dengan catatan semuanya mengedepankan unsur terciptanya wilayah yang kondusif di Kabupaten Bogor. Semua unsur terpenuhi ataupun aturan yang ada, kita akan melakukan pembongkaran," tuturnya.

Sebelumnya, sebanyak 509 bangunan warung dan lapak pedagang di sepanjang Jalur Puncak, Kabupaten Bogor akan ditertibkan. Salah satunya ikon kawasan Puncak yang terkenal yakni Warpat.

"Para pedagang yang di Puncak itu akan dipindahkan ke Rest area Gunung Mas," kata Kepala Bidang (Kabid) Tibum Satpol PP Kabupaten Bogor, Rhama Kodara, Senin (9/10/2023).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
12 jam lalu

Mendes Ungkap 34.323 Desa Bersinggungan dengan Kawasan Hutan, Ada yang 100%

10 hari lalu

Terungkap! Ini Kasus yang Diusut KPK di Pemkab Bogor

26 hari lalu

Tangga Viral di Puncak Bogor Ternyata Menuju Vila Bersejarah, Pernah Jadi Coffee House era Soekarno!

2 bulan lalu

MNC Peduli dan Smile Train Indonesia Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Gandeng RS Azra Bogor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal