Pengamat Kritik Rencana Heru Budi Bikin Pulau Sampah Jakarta: Bukti Kewalahan

Rizky Agustian
Pengamat mengkritik rencana Heru Budi Hartono membangun pulau sampah di kawasan Kepulauan Seribu. Rencana itu dinilai sebagai bukti kewalahan menangani sampah. (Foto: Ilustrasi/Antara)

“RDF plant hanya cocok untuk kota kecil dengan volume sampah terbatas, karena RDF hanya dapat mengolah sampah 30 persen, sisanya menjadi residu yang harus diolah kembali,” tutur dia.

Dengan volume sampah yang besar hingga 8.000 ton per hari, kata dia, pemprov DKI Jakarta perlu mengatasi timbulan sampah yang terus meningkat dengan teknologi insinerator atau pembakaran tuntas dan cepat seperti di kota-kota  besar di Jepang, Singapura, dan sejumlah negara maju lainnya. 

“Dengan teknologi insenerator yang sekarang semakin maju dan dikategorikan lebih ramah lingkungan, sampah habis diurai dan diolah, bahkan bisa dikonversi menjadi energi listrik,” tutur Ali. 

Sebelumnya, Heru Budi menyebut ide pulau sampah tercetus karena keterbatasan lahan untuk pengelolaan dan proses akhir sampah di daratan Jabodetabek.

"Itu kan ide Pemda DKI untuk mencari tempat, tempat enggak bisa lagi di lahan daratan yang ada di Jakarta maupun di Jabodetabek, ya sama-sama memikirkan itu," ujar Heru Budi.

Nantinya, kata Heru, wilayah aglomerasi yang terdiri dari  Jakarta, Bekasi, Bogor, Tangerang dan Depok bisa membuang sampah di pulau tersebut. Adapun untuk mengelola sampah itu nantinya dibentuk dari kumpulan sendimen-sendimen lumpur yang dikeruk dari 13 sungai yang ada di Jakarta.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Megapolitan
2 jam lalu

Pemprov Jakarta bakal Renovasi 663 Rumah Warga, Anggaran Rp55 Juta per Unit

Megapolitan
3 jam lalu

Pramono Anung Resmikan Program Bedah Rumah, Target 663 Unit Tahun Ini

Megapolitan
1 hari lalu

Taman Bendera Pusaka Buka 24 Jam, Pramono: Bukan Tempat untuk Tidur!

Megapolitan
6 hari lalu

Pemprov DKI Tambah Kuota Mudik Gratis Jadi 30.774 Orang, 709 Bus Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal