Penyebab Korban Kecelakaan Maut di Senen Tak Bisa Selamatkan Diri: Kaki Patah dan Pingsan

Felldy Aslya Utama
Dua korban kecelakaan maut di Senen, Jakarta Pusat tak bisa selamatkan diri karena kaki patah dan pingsan. (Foto: MPI/Bachtiar Rojab)

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya mengungkap penyebab dua korban tewas dalam kecelakaan maut di Senen, Jakarta Pusat tak bisa menyelamatkan diri. Diketahui percikan api muncul setelah mobil menabrak separator hingga api menghanguskan mobil tersebut.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan warga sekitar sempat berupaya menyelamatkan dua korban yakni putra Gubernur Kalimantan Utara, AKP Novandi Arya Kharizma dan kader PSI Fatimah. Namun kondisi korban pingsan sehingga pintu mobil tak bisa dibuka dari luar.

"Karena posisi kakinya patah dan dalam keadaan pingsan, baik pengemudi maupun si korban maka keduanya ini tak bisa keluar dari mobil," ucap Sambodo, Rabu (9/2/2022) malam.

Sambodo menjelaskan warga sekitar sempat mencoba untuk memberikan pertolongan. Bahkan ada yang sampai berusaha memecahkan kaca mobil. Namun api tiba-tiba membesar dan melalap mobil itu membuat warga menjauh.

"Masyarakat yang tadinya mau menolong kemudian mundur takut terjadi ledakan di mobil tersebut," katanya.

Hasil visum juga menyebutkan AKP Novandi yang duduk di sebelah kiri mengalami patah kaki karena terjepit dashboard.

"Ini kelihatan jelas bagaimana dashboard ini menjepit kursi sebelah kiri depan sehingga paha kiri si korban yang berjenis kelamin laki-laki patah karena dia duduk di sebelah kiri. Lalu yang perempuan duduk di kursi kanan depan atau berada di kursi pengemudi," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Warga Jakarta Rasakan Getaran Gempa M4,3 Cianjur

5 hari lalu

Malam-Malam, Prabowo Sapa Warga Eks Bantaran Rel Senen di Hunian Baru

6 hari lalu

Usai Demo DPR, Kondisi Lalin Jakarta Pagi Ini Ramai Lancar

9 hari lalu

Pramono Sebut Modifikasi Cuaca di Jakarta Terkendala Kondisi Awan: Tak Semua Bisa Turunkan Hujan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal