Gurnald mengatakan, pelaku berinisial MAA lalu ikut bergabung untuk melakukan tawuran bersama kelompor NIR. Saat itu, kata dia, MAA membawa kunci shock berbentuk huruf T.
Setelah itu, lanjut Gurnald, kelompok NIR kembali berangkat menuju lokasi yang sudah ditentukan. Di lokasi kejadian, korban bersama kelompoknya sudah berada di TKP.
“Namun karena korban kalah jumlah dan pihak kelompok saudara NIR mengeluarkan petasan membuat korban dan kelompoknya kabur berlarian namun karena posisi korban berada di belakang dan berdekatan dengan pelaku MAA yang membawa kunci shock berbentuk T,” katanya.
Singkat cerita, Gurnald mengungkapkan NIR bersama kelompoknya melarikan diri dan meninggalkan korban. Korban pun sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nahas nyawanya tak tertolong.
“Selanjutnya korban dibawa oleh teman-teman kelompok dari korban yang menurut informasi teman korban dengan dibantu salah satu ojek online yang tidak diketahui namanya ke RS Adam Thalib,” pungkasnya.