Polisi Belum Temukan Titik Terang Kasus Peluru Nyasar di Pademangan

Yohannes Tobing
Ilustrasi penembakan (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kasus peluru nyasar yang dialami seorang sekuriti bernama Jefri Pardede (24) belum menemukan titik terang. Keterangan korban dinilai berubah-ubah.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko menuturkan tim penyidik mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus tersebut karena keterangan dari korban tidak sinkron dengan TKP.

"Jadi kita mencoba untuk mensinkronkan apa yang dia sampaikan dengan fakta yang ada di lapangan," ujar Sudjarwoko, Sabtu (5/9/2020).

Sampai saat ini keterangan korban masih berubah-ubah. Hal inilah yang membuat polisi belum dapat mengungkap secara pasti.

Polisi sudah mengumpulkan barang bukti CCTV dari sekitar lokasi kejadian di wilayah Jalan Benyamin Sueb yang memanjang dari Jakarta Utara hingga Jakarta Pusat.

Namun, berdasarkan olah TKP dari sejumlah rekaman CCTV yang dikumpulkan, tidak ada satupun yang menyorot kejadian peluru nyasar pada Minggu (30/8/2020) lalu.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

MNC University Dukung Jakarta Utara Open Archery Championship 2026, Siapkan Beasiswa bagi Atlet Berprestasi

Nasional
2 hari lalu

Terungkap! Aktivis KontraS Sudah Dibuntuti Pelaku sebelum Disiram Air Keras

Nasional
2 hari lalu

Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Polisi Analisis 10.320 Menit Rekaman CCTV

Nasional
11 hari lalu

Jadi Tersangka, Selebgram Nabilah O’Brien bakal Ajukan Praperadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal