Korban yang merasa terancam langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut mengundang perhatian warga dan pengemudi ojek online yang berada di sekitar lokasi.
SP sempat berusaha bersembunyi di dekat jembatan. Warga kemudian mengepung dan mengamankannya hingga petugas kepolisian tiba di lokasi.
“Korban lantas meminta pertolongan hingga sejumlah warga dan pengemudi ojek online di sekitar lokasi datang membantu dan mengamankan pria tersebut,” ungkap Budi.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diterima dua personel Subdit Gatur Ditlantas Polda Metro Jaya yang sedang bertugas di Pos Polisi depan Universitas Atma Jaya sekitar pukul 21.00 WIB.
Petugas langsung mendatangi lokasi dan mengamankan SP dari kerumunan warga. Selanjutnya, SP bersama korban dibawa ke Piket Subdit Umum/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.
Polisi masih mendalami motif serta rangkaian kejadian tersebut, termasuk dugaan upaya pencurian yang dilakukan SP.
“Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap barang bawaan saat beraktivitas maupun beristirahat di ruang publik. Apabila menemukan tindak pidana atau situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan, masyarakat diharapkan segera mencari tempat aman dan menghubungi petugas kepolisian atau layanan Polri 110,” jelas Budi.