Polres Depok Larang Klakson Bus Telolet karena Ganggu Konsentrasi Berkendara

Muhammad Refi Sandi
Ilustrasi bus dengan klakson telolet. (Foto: MPI)

DEPOK, iNews.id - Satlantas Polres Metro Depok secara tegas melarang penggunaan klakson telolet di Kota Depok. Klakson ini dinilai dapat mengganggu konsentrasi dan berpotensi membahayakan kendaraan lain saat berlalu lintas.

Wakasatlantas Polres Metro Depok, Kompol Sugianto menjelaskan tingkat suara klakson kendaraan bermotor sudah diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan yakni paling rendah 83 desibel dan paling tinggi 118 desibel. Dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ juga dilarang memasang perlengkapan yang dapat mengganggu konsentrasi dan keselamatan berlalu lintas.

"Klakson telolet suaranya sangat mengganggu telinga sehingga dapat mengganggu konsentrasi baik diri sendiri maupun orang lain," kata Sugianto saat dikonfirmasi, Rabu (16/8/2023).

Sugianto menyebut pengemudi kendaraan bermotor termasuk bus harus berlaku wajar dan penuh konsentrasi sesuai dalam Pasal 106 ayat 1 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

"Dalam Pasal 106 ayat 1 setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor harus berlaku wajar dan penuh konsentrasi. Penuh konsentrasi di sini adalah perhatian tidak boleh melakukan kegiatan yang dapat menurunkan kemampuan mengemudi," ucapnya.

Pelanggar klakson telolet dapat dikenakan sanksi denda tilang sebesar Rp500-750.000. Sanksi tilang mengacu kepada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 283 dan Pasal 279.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
19 jam lalu

Arus Mudik Lebaran, GT Cikampek Utama Dipadati Kendaraan dari Jakarta

Megapolitan
4 hari lalu

Jadwal Buka Puasa Depok Rabu 11 Maret 2026, Lengkap dengan Doa Berbuka

Megapolitan
4 hari lalu

Dari Pertengkaran hingga Pembunuhan: Kisah Tragis Perempuan di Depok yang Jasadnya Tinggal Tulang

Megapolitan
5 hari lalu

Jadwal Buka Puasa Depok Selasa 10 Maret 2026, Jangan Terlewat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal