JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan daya tampung sungai-sungai di Jakarta terhadap curah hujan terbatas. Pasalnya, kapasitas sungai di ibu kota hanya mampu menampung hujan 150 milimeter (mm).
Pramono menyebut, jika curah hujan di Jakarta melebihi 150 mm, maka kali dan sungai tidak lagi mampu menampung debit air. Karena itu, normalisasi sungai menjadi jalan terakhir untuk menambah daya tampung air demi menekan risiko banjir.
"Persoalannya adalah karena catchment-nya ini tidak mencukupi. Jadi walaupun dikeruk semuanya nggak ada tambahan sedimen itu cuma mampu di Jakarta ini menampung untuk curah hujan 150 mm per hari," kata Pramono, Senin (26/1/2026).
Dia menambahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan normalisasi tiga sungai utama sebagai upaya jangka menengah pengendalian banjir di ibu kota. Ketiga sungai tersebut yakni, Kali Ciliwung, Kali Krukut, Kali Cakung Lama.
Politisi PDIP itu menyebut, normalisasi Kali Ciliwung akan dikerjakan bersama pemerintah pusat. Dia menegaskan, normalisasi kali akan dikerjakan pada tahun ini.