Pramono Targetkan RDF Rorotan Olah 1.000 Ton Sampah, Pangkas Beban Bantargebang

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Danandaya Arya Putra)

"Jadi sekarang ini harian sampah kita antara 7.400 sampai dengan 8.000 ton. 8.000 itu kalau biasanya pada akhir pekan. Pasti ada dampaknya (akibat longsor)," ujarnya. 

Diketahui, tumpukan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi longsor pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Tumpukan sampah yang menggunung itu menimpa truk pengangkut sampah di lokasi.

Pascainsiden tersebut, Pramono akan meminta tidak semua sampah dari ibu kota langsung dibuang ke Bantargebang. Dia mengintruksikan agar lebih dulu dilakukan pemilahan sampah sebelum dibuang. 

"Jadi jumlah sampah saya akan memulai untuk pemilahan sampah itu sudah dilakukan, tidak semuanya harus dikirimkan ke Bantargebang atau ke tempat-tempat penampungan sampah," ucap Pramono.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Megapolitan
1 jam lalu

Pedagang Lansia Tewas akibat Longsor Bantargebang, Pramono: Lapaknya Jauh dari Tumpukan Sampah

Buletin
2 jam lalu

Longsor Gunung Sampah Bantargebang Telan Korban Jiwa, Ini Kata Pramono Anung

Megapolitan
4 jam lalu

Pramono Ungkap Longsor Gunung Sampah Bantargebang Imbas Hujan Ekstrem

Nasional
2 jam lalu

Pemprov DKI bakal Perketat Pemilahan Sampah Sebelum Dikirim ke Bantargebang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal