Pramono Tunggu Izin 3 Kementerian untuk Terbitkan Obligasi Daerah DKI

Danandaya Arya Putra
Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Foto: Achmad Al Fiqri)

"Kenapa? Tidak semua daerah mempunyai budget atau anggaran seperti DKI. Kalau bagi DKI, mohon maaf bukan menyombongkan diri, karena budget-nya, anggarannya sudah terkelola secara tertib dan rapi, obligasi ini bisa menjadi penguat bagi Pemerintah DKI Jakarta," ucap dia.

Pramono menilai penerbitan obligasi dapat menjadi persoalan apabila dilakukan daerah yang tidak memiliki kemampuan untuk membayar kewajiban utangnya. Kondisi tersebut dikhawatirkan menjadi beban bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

"Mungkin bagi beberapa daerah provinsi lain, obligasi ini jangan sampai kemudian digunakan untuk mendapatkan budget atau creative financing, tetapi anggarannya sendiri tidak mampu untuk melakukan penutupan itu. Sehingga ini akan menjadi beban bagi pemerintah daerah setempat maupun pemerintah pusat," sambungnya.

Karena itu, Pramono menegaskan Pemprov DKI akan mengikuti keputusan pemerintah pusat terkait rencana penerbitan obligasi daerah.

"Apa pun yang menjadi putusan dari pemerintah pusat, Pemerintah DKI Jakarta akan sami'na wa ato'na. Jadi, akan ikut terhadap apa yang menjadi putusan dari pemerintah pusat itu," kata dia.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 jam lalu

Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik Januari 2027, Pramono: MRT-Mikrotrans Menyusul

6 jam lalu

Alasan Pramono Naikkan Tarif Transjakarta Mulai 1 Januari 2027: di Megapolitan Paling Murah

2 hari lalu

Cerita Pramono soal Wali Kota New York Zohran Mamdani Penasaran Skema Subsidi Transportasi Jakarta

3 hari lalu

Pramono Ungkap Pestapora dan The Weeknd Dongkrak Ekonomi Jakarta hingga Rp250 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal