Meski progres pembangunan telah mencapai 83 persen, Kenneth mengingatkan kontraktor agar tetap bekerja sesuai target. Berdasarkan instruksi Pramono, pembangunan Flyover Latumenten ditargetkan rampung pada Desember 2026.
“Masih ada sisa dua bulan lagi, saya harap bisa selesai sesuai target ya. Jadi, Tahun Baru nanti atau Januari 2027 bisa dibuka untuk umum dan beroperasi,” tegasnya.
Terkait kendala pembangunan, Kenneth mengungkapkan kontraktor sempat mengeluhkan keterbatasan ruang kerja di lokasi proyek. Namun, berdasarkan hasil peninjauannya, belum ditemukan kendala signifikan yang berpotensi menghambat penyelesaian pembangunan.
Dia juga menilai kemacetan di sekitar lokasi proyek mulai terurai dalam beberapa waktu terakhir.
“Kendala yang dihadapi itu kontur yang terlalu sempit, tapi sampai detik ini saya lihat tidak ada masalah yang signifikan ya. Lalu, yang sempat dikeluhkan itu macet, tapi kita lihat belakangan ini sudah mulai terurai lah macetnya,” jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan DKI Jakarta itu.