"Mudah-mudahan ini penjangkauan PPKS yang terakhir. Ke depan diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang berkumpul tengah malam memenuhi trotoar ataupun fasilitas umum lainnya," tandasnya.
Salah satu fenomena yang sebelumnya ditemukan yakni adanya warga yang berkumpul pada malam hari untuk menunggu sosok yang dikenal dengan sebutan "Pak Haji Gocap". Sosok tersebut disebut-sebut kerap membagikan uang Rp50.000 kepada warga yang ditemuinya di jalan.
Pada Jumat (21/8/2026) malam hingga Sabtu (22/8/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, sejumlah orang terlihat masih bertahan di halte maupun depan ruko yang telah tutup di sepanjang Jalan Mampang Prapatan Raya. Mereka menunggu kemungkinan sosok tersebut melintas.
Salah seorang warga berinisial MR (40), yang berprofesi sebagai ojek pangkalan, mengaku sudah puluhan kali menerima uang dari "Pak Haji Gocap". Menurutnya, sosok tersebut biasanya melintas pada malam-malam tertentu.
"Hari ini belum tentu lewat, biasanya malam Kamis atau malam Senin, jam 11 atau jam 12 kadang jam 1," kata MR, Sabtu (22/8/2026).