"Kalau sesuai aturan, minimal harus dialokasikan hanya 40 persen," ucap Michael.
Dari data yang disampaikan, berikut alokasi APBD DKI Jakarta 2026:
1. Peningkatan infrastruktur Kota: Rp3,77 triliun
2. Peningkatan produktivitas dan daya saing ekonomi berkelanjutan: Rp582 miliar
3. Peningkatan modal manusia yang berdaya saing: Rp17,58 triliun
4. Program penciptaan penghidupan masyarakat yang layak dan mandiri: Rp2,70 triliun
5. Transformasi tata kelola pemerintahan yang dinamis dan responsif: Rp2,36 triliun
6. Penciptaan mobilitas dan kawasan berorientasi transit: Rp7,82 triliun
7. Optimalisasi pembangunan rendah karbon dan berketahanan iklim: Rp6,27 triliun
8. Pekerjaan mum dan tata ruang
- Pengendalian banjir: Rp3,64 triliun
- Pengelolaan sampah:Rp1,38 triliun
- Pembangunan jembatan dan flyover: Rp289,72 miliar