Sejarah Pembangunan Integrasi CSW yang Dibanggakan Anies

Bima Setiadi
Halte integrasi CSW (Foto: Antara)

Dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017, Anies yang masih menjadi Calon Gubernur menyinggung koridor busway 13. Di koridor itu, kata Anies, ada 10 halte dan hanya 1 di antaranya yang menggunakan ram. Sedangkan sisanya menggunakan tangga. Menurutnya, hal itu berdampak secara langsung penyandang disabilitas, ibu hamil, dan mereka yang datang dengan menggunakan kursi bayi.

Setelah terpilih menjadi Gubernur pada 2017, Anies mencoba mengintegrasikan halte CSW koridor 13 dengan stasiun MRT Asean yang berjarak sekitar 50 meter. Sayembara design pun dimulai dan pemenanganya diumumkan pada April 2019.

Saat itu Anies menungkapkan integrasi itu harus dimulai dari saat perencanaan. Sebab,  di dalam perencanaan tidak dimasukkan kata integrasi, masing-masing operator moda transportasi memikirkan bagianya sendiri. Akibatnya seperti tidak terintegrasinya Stasiun ASEAN dengan halte bus Transjakarta Koridor 13.

Karya Cakra Selaras Wahana meraih peringkat pertama dalam sayembara yang diselenggarakan Transjakarta. Pembangunan pun dimulai pada awal 2020 dan kini sudah rampung dengan beragam fasilitas. Pembangunan integrasi halte BRT Transjakarta dan Stasiun MRT di Simpang CSW-Kebayoran Baru memiliki pagu anggaran Rp30 miliar.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 hari lalu

Jakarta Diserang Abu Vulkanik hingga Kualitas Udara Buruk, Pakai Masker Ya!

8 hari lalu

5 Penyakit Ini Diam-Diam Hantui Warga Jakarta Imbas Kekeringan September 2026

9 hari lalu

Jakarta Terancam Kekurangan Air Imbas Kekeringan September 2026? Ini Faktanya!

9 hari lalu

Gawat! DKI Jakarta Masuk Peringatan Dini Kekeringan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal