"Sejak lama saya sudah memberikan peringatan melalui media. Kemarin mereka sudah tahu kalau kita melakukan gerakan pembersihan di Ambon maupun di Boncos. Sehingga mereka benar-benar bersiap," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso menerangkan, penggerebekan dilakukan secara serentak dari berbagai sisi untuk mencegah para pelaku melarikan diri. Dari hasil operasi, petugas menyita sejumlah barang bukti narkotika, antara lain ratusan gram sabu-sabu, ganja, dan ribuan butir ekstasi.
"Oleh karena itu kami lakukan serempak, kemudian kami berkolaborasi dengan semua pihak, dari BNN, Bareskrim, Polda Metro Jaya, Brimob, dan lain sebagainya," kata Bismo.
Dia menambahkan, polisi juga menemukan mesin pencetak ekstasi, alat isap sabu, senjata tajam, senjata api, serta uang tunai yang diduga hasil transaksi narkoba. Petugas sempat mendapat perlawanan dari sejumlah orang di lokasi, tapi kondisi tersebut tidak mengganggu jalannya operasi.
Berdasarkan video yang diterima tim iNews, ratusan personel kepolisian berangkat dari Stasiun Tanjung Priok menggunakan kereta commuter line. Kereta kemudian berhenti di kawasan Kampung Bahari dan petugas langsung turun untuk menyisir lapak-lapak di pinggir rel.