"Memang benar rute antara Stasiun Tebet sampai Karet ini demand-nya cukup tinggi sehingga TransJakarta hadir untuk memberikan pelayanan tambahan. Tapi kenyataannya memang ada beberapa titik yang bersinggungan sehingga kita akan mengkaji kembali," tuturnya.
Ujang mengaku Dishub DKI Jakarta telah menjadwalkan pertemuan dengan para pihak terkait untuk mencari solusi terbaik atas tumpang tindih rute tersebut.
"Minggu depan kita akan melakukan pertemuan pengemudi dengan koperasi bersama Dishub, bersama TransJakarta, Pak, untuk masalah pengaturan rutenya," ujarnya.