Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Budi Arie Diadukan ke Polisi atas Dugaan Makar, Kuasa Hukum: Tak Boleh Dikriminalisasi!
Advertisement . Scroll to see content

David Pajung Sebut Polisi Harus Buktikan Ucapan Budi Arie soal Pemilu Dipercepat Picu Demo Ricuh

Selasa, 15 September 2026 - 20:12:00 WIB
David Pajung Sebut Polisi Harus Buktikan Ucapan Budi Arie soal Pemilu Dipercepat Picu Demo Ricuh
Ketua Umum All Cipayung Nusantara, David Pajung dalam program Rakyat Bersuara bertajuk "Bisik-Bisik Percepatan Pemilu, Siapa Mengusik?", Selasa (15/9/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum All Cipayung Nusantara, David Pajung meminta polisi dapat membuktikan adanya keterkaitan antara ajakan atau pernyataan yang disampaikan Ketua Umum Pro-Jokowi (Projo) Budi Arie Setiadi terkait pernyataan menyangkut percepatan Pemilu 2029 dengan aksi demonstrasi yang berakhir ricuh pada 27 Agustus lalu.

David menilai, pembuktian tersebut penting untuk memastikan apakah pernyataan yang disebut sebagai prakondisi benar-benar berkorelasi langsung dengan aksi mobilisasi hingga berujung kerusuhan.

"Polisi harus bisa membuktikan ketika terjadi korelasi antara ajakan-ajakan di tahap awal yang sering saya sampaikan prakondisi, kemudian masuk pada aksi-aksi lapangan yang sifatnya mobilisasi," ujar David dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Bisik-Bisik Percepatan Pemilu, Siapa Mengusik?' yang disiarkan di iNews, Selasa (15/9/2026).

Dia menambahkan, ketika mobilisasi massa terjadi, institusi negara harus menjalankan kewenangannya masing-masing. Menurutnya, polisi bertanggung jawab untuk memberikan kepastian melalui pembuktian apabila terdapat hubungan antara pernyataan Budi Arie dengan kejadian di lapangan.

"Ketika terjadi mobilisasi maka di situ institusi-institusi negara harus masuk dalam konteks ranah mereka, baik di kepolisian yang harus memberikan kepastian pembuktian kalau memang apa yang selama ini prakondisi, statement, ajakan itu berkorelasi langsung dengan kejadian-kejadian di lapangan," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut