Stafsus Presiden Dorong TPST Bantargebang Jual Carbon Credit lewat Perdagangan Karbon

Jonathan Simanjuntak
Stafsus Presiden, Diaz Hendropriyono, mendorong agar TPST Bantargebang dapat menjual carbon credit lewat perdagangan karbon. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Presiden, Diaz Hendropriyono, mengunjungi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/10/2023). Dia meninjau teknologi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau refuse-derived fuel (RDF).

"Jika nantinya pengolahan RDF oleh TPST Bantargebang sudah ada hitungan emisinya, bisa dibandingkan dengan emisi jika sampah hanya tertimbun di TPA. Hitungan ini bisa didaftarkan sebagai kredit karbon (carbon credit),” ujar Diaz.

TPST yang sudah beroperasi selama 34 tahun dengan tumpukan sampah setinggi 50 meter itu ditargetkan dapat mengelola 2.000 ton sampah setiap harinya menjadi RDF.

Menurut dia, Bantargebang yang telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memiliki kesempatan untuk menerima pendapatan daerah.

“Bantargebang bisa memperoleh pendapatan dari RDF yang dijual ke pabrik semen. Lalu saat emisi sudah bisa dihitung, bisa dikreditkan. Jadi prestasi dari pengelolaan sampah,” kata Diaz.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Pemrosesan Akhir Sampah Bantargebang Setyo Margono mengaku akan mendiskusikan saran agar TPST Bantargebang mulai menghitung pengurangan emisi yang dilakukan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Megapolitan
20 jam lalu

Pemprov DKI Gandeng Danantara Bangun 2 PLTSa di Bantargebang dan Kamal Muara

Megapolitan
1 hari lalu

Pramono Teken Ingub Gerakan Pemilahan Sampah, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu

Nasional
5 hari lalu

Hashim Tegaskan RI Serius Tekan Emisi Karbon, Diperkuat Lewat Regulasi 

Nasional
14 hari lalu

Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor TPST Bantargebang, Terancam 5 Tahun Penjara 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal