Tahanan Pemerkosa Tewas Dikeroyok, Penjaga Rutan Polres Metro Depok Diperiksa Propam

Muhammad Refi Sandi
Ilustrasi tahanan kasus pemerkosaan tewas dianiaya dalam sel Polres Metro Depok. (Foto: Ilustrasi/ Shutterstock)

DEPOK, iNews.id - Penjaga ruang tahanan (rutan) Polres Metro Depok diperiksa Propam Polda Metro Jaya. Pemeriksaan ini buntut tewasnya tahanan berinisial AR (51) usai dikeroyok tahanan lain. 

AR merupakan tahanan kasus pemerkosaan terhadap anak kandung. Dia dianiaya sesama rekan tahanan di Polres Metro Depok yang mengaku naik pitam setelah mengetahui perbuatan AR.

"(Penjaga ruang tahanan) Diperiksa, itu sudah protap. Kalau ada kejadian di tahanan, yang jaga pasti diperiksa. Itu bidangnya Propam Polda," ujar Wakasatreskrim Polres Metro Depok AKP Nirwan Pohan di Mapolres Metro Depok, Selasa (11/7/2023).

Sebelumnya, Nirwan menjelaskan AR dijebloskan ke tahanan atas pemerkosaan terhadap anak kandung. Dalam sel, para tahanan lain menanyakan kasus yang menjerat AR dan emosi saat mendengar jawaban korban.

"Pemicunya berawal karena si korban ini kasusnya cabul terhadap anak kandung. Mungkin para pelaku ini kesal karena dilakukan terhadap anak kandung. Saat ditanya, kasusnya apa, pencabulan anak kandung sendiri, akhirnya itu menjadi pemicu para pelaku kesal terhadap korban," kata Nirwan di Polres Depok, Senin (10/7/2023).

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Rismon Sianipar Disebut Sempat Ajukan Gugatan ke KIP Sebelum Sodorkan Restorative Justice

Megapolitan
13 jam lalu

Harga Cabai Rawit-Gula Melambung di Atas HET jelang Lebaran, Polda Metro Turun Tangan

Nasional
1 hari lalu

Fakta Baru Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: Pelaku Diduga 4 Orang, Pakai 2 Motor

Nasional
1 hari lalu

Polri Bentuk Tim Gabungan Usut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Buletin
1 hari lalu

Polda Metro Jaya Ungkap Pelaku Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga Berjumlah 4 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal