Tawuran Berdarah Kelompok Remaja Sering Terjadi di Jabodetabek, Ini Penyebabnya

Ariedwi Satrio
Tawuran antarkelompok remaja kerap terjadi di sejumlah daerah Jabodetabek dalam beberapa waktu belakangan ini. (Foto: MPI/Dimas Choirul)

"Situasi pandemi (khususnya fase 3) yang baru saja kita hadapi membuat kita tertekan kembali. Maka, saat kondisi mulai normal, orang-orang seperti mengalami kegembiraan luar biasa," ucapnya.

Menurut mantan Komisioner Ombudsman Republik Indonesia tersebut, ada perwujudan kegembiraan yang luar biasa dari para anak muda saat situasi sudah perlahan kembali normal. Mereka meluapkan kegembiraannya dengan berkumpul dan memperkuat kekompakan antar sesama rekannya.

"Salah satu 'kegembiraan' itu terwujud dalam bentuk berkumpul, memperkuat kekompakan yg selama ini lemah (disebut in-group feeling)," tutur Adrianus.

"In-group feeling bisa timbul saat ada kelompok massa lain berpapasan dan ledek-ledekan. Tapi bisa juga musuh sengaja dicari agar kelompok kelihatan kompaknya. Ada-ada aja persoalan yang dijadikan pemicu," ujarnya.

Adrianus meminta agar ada pengawasan dan perhatian lebih dari keluarga untuk anak-anaknya. Terutama, anak laki-laki yang menjelang dewasa.

"Selayaknya keluarga lebih mengetatkan pengawasan terhadap perilaku anak-anak tanggung mereka saat di luar rumah," katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
18 jam lalu

Polisi Tangkap 8 Pemuda Diduga Terlibat Tawuran di Cipayung Jaktim, Sita Besi hingga Balok

8 hari lalu

Polisi Bubarkan Tawuran di Jatinegara Jaktim, Tangkap 5 Pemuda

10 hari lalu

Berenang Bersama 4 Teman, Remaja 14 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Ciliwung

13 hari lalu

Tawuran Maut di Cilincing Jakut Makan Korban, Pemuda Tewas dengan Tangan Terputus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal