JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung melarang siapa pun termasuk ormas keagamaan untuk melakukan razia atau sweeping ke rumah makan selama bulan Ramadan. Sweeping tersebut biasanya dilakukan untuk membubarkan pelanggan yang sedang makan saat waktu puasa.
"Tentunya saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada sweeping," kata Pramono di Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).
Dia menginginkan bulan Ramadan di Ibu Kota berlangsung dengan penuh kedamaian dan kerukunan. Seperti diketahui, suasana Jakarta saat ini masih dipenuhi perayaan Imlek dan menjelang Ramadan nuansa kota akan berubah sepenuhnya.
Perubahan itu sebagai cerminan semangat toleransi dan kebersamaan antar umat beragama.