Tegaskan Kritik Tak Boleh Dimatikan, Anies: Publik Tahu Mana yang Berbobot atau Tidak

Muhammad Refi Sandi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan kritik sebagai proses pembelajaran tak boleh dimatikan. (Foto: Akun Youtube Anies Baswedan)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan menegaskan kritik terhadap kebijakan yang sedang dijalankan pemerintah tak boleh dimatikan. Sebab, menurutnya di situ ada proses pembelajaran baik bagi pengkritik maupun yang dikritik.

"Public policy is public education karena itu dalam public policy diizinkan berdebat setiap perdebatan di situ ada proses pembelajaran. Karena itu jangan pernah matikan kritik kalau kita matikan kritik berarti mematikan proses pembelajaran," ujar Anies dalam akun Youtube Pemprov DKI Jakarta dikutip Jumat (28/1/2022).

Anies pun menilai publik akan mengetahui mana yang berbobot atau tidak dalam kritikan tersebut.

"Nanti publik akan menilai dan belajar justru dari situ publik bisa akan mengetahui mana yang berbobot mana yang tidak perlu diambil pikiran gagasannya," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, berbagai kritik dilontarkan beberapa kalangan terhadap program Anies mulai dari sumur resapan, penanganan banjir, Formula E, dan persoalan relokasi pemukiman yang dipakai Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jakarta Utara.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pramono Sebut Modifikasi Cuaca di Jakarta Terkendala Kondisi Awan: Tak Semua Bisa Turunkan Hujan

4 hari lalu

Pramono Undang Anies Nonton Persija di JIS: Legacy Mas Anies Sekarang Bisa Dinikmati

7 hari lalu

Jakarta Tak Cukup Dijelajahi Sehari, Tren Long Staycation Makin Disukai!

9 hari lalu

Bukan Cuma Jakarta, Hujan Juga Guyur Tangsel hingga Bogor Siang Tadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal