Terdampak Corona, 60 Persen Anggaran Kota Depok Direlokasi

Sindonews
Ilustrasi virus corona (Antara)

DEPOK, iNews.id - Sebanyak 40-60 persen anggaran belanja langsung organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Depok direlokasi untuk penanganan Covid-19. Relokasi anggaran OPD juga digunakan untuk menutupi kekurangan APBD.

Kepala Badan Keuangan (BKD) Kota Depok Nina Suzana mengatakan, untuk refocusing anggaran telah dilakukan sebanyak dua kali dengan total biaya Rp700 miliar yang dimasukkan dalam penambahan belanja tidak terduga (BTT).

“Total penambahan Rp700 miliar. Refocusing sudah dua kali, bukan cuma untuk virus corona saja," katanya, Senin (1/6/2020). 

Dia menyebutkan, pendapatan daerah di Kota Depok mengalami penurunan 25 persen dari target pada tahun 2020 sebesar Rp1,027 triliun.

Pendapatan bagi hasil dari Provinsi Jawa Barat (Jabar) maupun dari pemerintah pusat dan dana alokasi umum (DAU) juga mengalami penurunan. 

”Bagi hasil provinsi, Pemkot Depok belum dapat SK gubernurnya. Tapi kami memprediksi bisa 20 sampai 30 persen (penurunannya). Kemudian DAU turun sampai 10 persen dan bagi hasil pusat juga turun 23 persen," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
14 hari lalu

Jurnalis Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Depok, Iwakum Minta Diusut Tuntas

2 bulan lalu

Polisi Usut Temuan 2 Potongan Kaki di Depok, Cocokkan dengan Korban Mutilasi Saepul

2 bulan lalu

Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Jual Motor Korban, Polisi Buru Penadah

2 bulan lalu

Saepul Jadi Tersangka Mutilasi Pria di Depok, Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal