JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap fakta terbaru terkait kematian bocah Alvaro Kiano Nugroho. Alex Iskandar, ayah tiri sekaligus pelaku pembunuhan Alvaro, sempat hendak mengubur jasad korban.
“Awalnya dia mau kuburkan, dia mau tanam, dia meminjam pacul juga, cangkul ya, meminjam cangkul,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan, Kamis (27/11/2025).
Akan tetapi, kata Nicolas, Alex membatalkan niat mengubur jasad Alvaro karena tanahnya terlalu keras. Alex kemudian membuang jenazah Alvaro di tumpukan sampah sekitar sungai.
"Tapi, karena tanahnya terlalu keras, akhirnya dia melakukan membuang mayat itu di daerah dekat sungai, di tumpukan sampah, di dekat jembatan itu," ujar dia.
Sebulan setelah membuang jasad Alvaro, Alex merasa ketakutan. Dia ketakutan lantaran sidik jarinya masih tertinggal di plastik yang pembungkus jenazah Alvaro.
“Karena dia takut ada sidik jari di plastik-plastik itu, akhirnya dia meminta bantuan saksi kunci juga berinisial G itu membantu dia untuk mencari lagi, mengangkat mayat yang tadi, tapi dia bilang bahwa yang di dalam kantong plastik itu adalah bangkai anjing,” ujar dia.