Terungkap, Terduga Teroris di Bekasi Dapat Senjata dari Jaringan Senpi Ilegal Sumedang-Garut

Jonathan Simanjuntak
Polisi mulai menguak kasus terorisme dengan tersangka karyawan PT KAI DE (28) yang baru ditangkap beberapa waktu lalu di Bekasi, Jawa Barat. (Dok)

JAKARTA, iNews.id - Polisi mulai menguak kasus terorisme dengan tersangka karyawan PT KAI DE (28) yang baru ditangkap beberapa waktu lalu di Bekasi, Jawa Barat. Terbaru, polisi mengungkap DE mendapatkan senjata dari jaringan senjata ilegal di Sumedang-Garut.

"Sementara ini diperoleh keterangan dari DE, bahwa pemasok senjata FNC dan pistol pendek combat C2 pindad adalah R alias B," kata Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar, Sabtu (19/8/2023).

Dia mengatakan bahwa DE membeli senjata tersebut dari R dan bertransaksi di wilayah Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Polisi, kata Aswin, masih terus menyelidiki setiap asal muasal senjata dan amunisi yang dimiliki DE."Dalam pengembangan dan penyidikan intensif dari petugas Densus 88," ungkapnya.

Polisi juga masih mendalami apakah sosok R termasuk dalam jaringan terorisme atau aksi teror. Jika nantinya R tidak terlibat dalam aksi teror maka kasus jual beli senjata akan dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Rismon Sianipar Dipolisikan Pembeli Buku Gibran End Game terkait Dugaan Penipuan

Nasional
3 hari lalu

1.516 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta Api selama 2026, Nilainya Capai Rp1,6 Miliar

Nasional
4 hari lalu

Andi Azwan Pastikan Laporan ke Polda Metro Hanya terkait Dugaan Ijazah Palsu Rismon 

Megapolitan
4 hari lalu

Polda Metro Bongkar Lab Vape Etomidate di Apartemen Tangerang, Tangkap 1 WN Malaysia

Nasional
4 hari lalu

Respons Ade Armando dan Abu Janda usai Dipolisikan terkait Video Ceramah JK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal