Irfan mengatakan, ambulans Perindo disiagakan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan medis. Salah satu pemilik toko dilaporkan pingsan dan harus dibawa ke instalasi gawat darurat rumah sakit terdekat.
"Kami hadir untuk melayani masyarakat saat terjadinya musibah kebakaran dengan layanan ambulans dan sebagai tenaga medis saat dibutuhkan oleh petugas damkar atau warga yang terdampak," kata Irfan.
Selain pemilik toko yang pingsan, seorang perempuan mengalami kecelakaan setelah menerobos pembatas yang dipasang petugas pemadam kebakaran. Dia kehilangan kendali atas sepeda motornya hingga terjatuh dan mengalami luka pada bagian wajah, tangan, serta leher.
Kedua kejadian tersebut menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan layanan medis di lokasi kebakaran, terutama bagi warga yang membutuhkan pertolongan segera di tengah proses pemadaman.
Irfan menegaskan, kehadiran timnya merupakan bagian dari komitmen Partai Perindo untuk membantu masyarakat yang menghadapi musibah di Kota Bogor.
"Komitmen kami untuk melayani masyarakat adalah selalu hadir dan turun ke lapangan untuk memberikan aksi nyata dalam kondisi musibah atau bencana yang terjadi di Kota Bogor. Aksi nyata tersebut yang menjadi komitmen Perindo Kota Bogor agar selalu dekat dengan masyarakat," tutur Irfan.
Kehadiran ambulans tersebut menjadi bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat di tengah situasi darurat. Bagi Partai Perindo, upaya membantu warga merupakan bagian dari komitmen pengabdian kepada masyarakat.