Tolak Proyek Saluran Air, Warga Kebayoran Lama Ribut dengan Polisi

Den Helmi Sajangbati
Warga terlibat saling dorong dengan polisi (Foto: iNews)

Abu Bakar mengatakan, informasi yang dia dapat dari kontraktor. Pemasangan gorong-gorong untuk drainase itu akan mengeruk jalan utama permukiman warga. Jalan dikeruk sedalam tiga meter dengan lebar 4,5 meter atau menyisakan 1,5 meter. Sementara panjang pemasangan sekitar 450 meter.

“Kami setuju kalau ini memang proyek pemerintah tetapi kalau itu betul proyek pemerintah ya disosialisasikan dulu. Misalnya ada peringatan-peringatan. Ini tidak justru ada langkah sepihak,” ucapnya.

Aksi penolakan itu diwarnai kericuhan. Warga dengan petugas kepolisian yang diterjunkan terlibat saling dorong. Kericuhan baru mereda saat polisi meminta pekerja proyek untuk menghentikan pekerjaannya.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
10 hari lalu

Pemprov Jakarta Alokasikan Rp48,1 Miliar Perbaiki SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Terbengkalai 2 Tahun

2 bulan lalu

Warga Jakarta Bisa Nobar Piala Dunia 2026 di GOR, Pemprov Siapkan Fasilitas Khusus

2 bulan lalu

Pramono Anung Buka Suara soal Tarif Transjabodetabek, Tak Semua Rute Akan Naik

4 bulan lalu

Pramono Bersyukur WFH Ditetapkan Hari Jumat Bukan Rabu, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal