Kendati demikian, Sigit mengatakan, masih ada beberapa hal yang perlu ditambah agar lalu lintas semakin lancar. Seperti pengecatan jalur Transjakarta. Belum adanya pembatas antara jalur busway dengan kendaraan pribadi bisa menjadi menyebabkan kesemrawutan hingga kemacetan lalu lintas.
“Ada penyempurnaan yang masih harus dikerjakan, tetapi lebih kepada penyempurnaan bersifat minor. Rambu dan karpet jalan untuk bus Transjakarta,” kata Sigit.
Pada pelaksanaan uji coba ini ada beberapa rekayasa lalu lintas yang diberlakukan. Yakni, lalu lintas dari utara atau arah Menteng belok kiri untuk ke arah Pancoran atau Cawang, belok kanan untuk ke arah Semanggi, sedangkan lalu lintas ke arah Mampang dan Ragunan dapat menggunakan underpass.
Untuk lalu lintas dari arah selatan atau Mampang/Ragunan belok kiri untuk ke arah Semanggi, belok kanan ke arah Pancoran dan Cawang, sementara untuk lalu lintas menuju Setiabudi dan Menteng dapat mengambil jalur lurus dan berputar balik di atas underpass.
Untuk lalu lintas dari arah timur atau Pancoran dan Cawang belok ke kiri untuk ke arah Mampang/Ragunan, belok kanan ke arah Menteng Setiabudi, sementara untuk ke arah Semanggi dapat melalui flyover kecuali bus Transjakarta.