Usai Sampah DKI, Rahmat Effendi Lirik Bogor soal Pencemaran Sungai

Antara
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (Foto: iNews.id/Dok.)

Tujuh di antaranya sudah masuk dalam penegakan hukum KLHK dan 30 lainnya sudah dibina, termasuk 18 perusahaan di wilayah Bekasi yang sudah menyepakati dan menandatangani komitmen tidak melakukan ulang pembuangan limbah. “Sama-sama di pemerintahan, tentunya kami akan membantu. Sebelum terjadi, baiknya diantisipasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Rahmat Effendi juga mempermasalahkan pengangkutan sampah dari Jakarta ke Bantargebang, Bekasi. Bahkan truk-truk sampah dari Ibu Kota sempat dicegat petugas Dinas Perhubungan Kota Bekasi saat menuju TPST Bantargebang. Effendi berdalih, pengadangan truk sampah Jakarta itu lantaran ada kewajiban yang belum ditunaikan Pemprov DKI ke Bekasi.

Namun, setelah menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Senin (22/10/2018) kemarin, Effendi tiba-tiba melunak. Usai pertemuan tersebut, dia mengaku ada kesalahpahaman antara dirinya dengan Anies dalam pengelolaan sampah di TPST Bantargebang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Megapolitan
4 hari lalu

Pikap Tabrak 2 Motor di Jalur Puncak Bogor, 3 Luka-Luka Termasuk Ibu Hamil Tua

Megapolitan
5 hari lalu

Pedagang yang Ditabrak Mobil SPPG di Bekasi Meninggal Dunia usai Luka Berat

Megapolitan
5 hari lalu

Mobil SPPG Tabrak 2 Gerobak Pedagang di Bekasi, 1 Orang Luka Berat

Megapolitan
6 hari lalu

Pramono Evaluasi Program Pilah Sampah Tiap 2 Pekan: Bantargebang Sudah Tak Mampu lagi

Megapolitan
7 hari lalu

153 Pasar di Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah sebelum Dikirim ke Bantargebang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal