Dia mengatakan pelaku bertugas di Denma Mabes TNI, bukan anggota Paspampres seperti yang dinarasikan.
"Tadi sudah saya cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma," ujar Junaidi.
Dia menambahkan, pihaknya kemudian mencari kebenaran informasi tersebut. Dia menegaskan kasus sepenuhnya ditangani Mabes TNI.
"Sudah kami klarifikasi, (terduga pelaku) Kapten Cpm Antoni Anggota Denma Mabes," jelas dia.