Warga Resah Bau Busuk TPA Cipeucang Tercium hingga BSD

hambali
Bau busuk viral tercium di BSD yang diduga berasal dari TPA Cipeucang, Serpong. (Foto: Ist)

"Sekarang yang lagi kita lakukan itu membuang, mengurangi sampah-sampah yang lama. Diangkut, ditarik, itu yang kita buang ke Cilowong, dan buang ke beberapa tempat, dan memang itu pasti akan menimbulkan bau," ujar Benyamin usai peresmian sejumlah proyek di kawasan Setu.

Pengangkutan sampah menuju tempat pembuangan di luar Tangsel itu terus berjalan. Sementara volume yang masuk ke TPA Cipeucang tak pernah berkurang. Pihaknya pun telah berupaya menyemprot cairan kimia guna menekan bau dari tumpukan itu.

"Ya bagaimanapun juga tetap akan ada ekses seperti itu (bau)," katanya.

Selain penanganan jangka pendek, lanjut Benyamin, pemerintah juga dalam waktu dekat bersiap menggelar lelang internasional guna pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

"Justru nanti jangka panjangnya kita akan melakukan lelang internasional untuk PLTSA, ya mudah-mudahan aja sampah di Tangsel bisa selesai. Maka nya sekarang ini saya mengejar terus penggunaan teknologi ITF (Intermediate Treatment Facility) di Pondok Aren itu," paparnya.

Dia juga berharap, agar masyarakat luas menyadari bahwa penanganan sampah tak cukup dikerjakan pemerintah, akan tetapi butuh kerja sama dengan semua pihak.

"Yang penting sekarang masyarakat sendiri sampah bisa dikurangi pelan-pelan, udah banyak kok kelompok masyarakat bank sampah yang sudah melakukan penanganan," katanya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
12 hari lalu

Dihamili Pacar di Luar Nikah, Perempuan di Tangsel Tega Buang Bayinya di Teras Klinik

12 hari lalu

Kepergok, 3 Pelaku Ganjal ATM di Tangsel Dikejar hingga Diikat Warga

20 hari lalu

Prajurit TNI Tewas Diduga Dikeroyok 9 Orang di Tangsel, Alami 10 Luka Tusuk

27 hari lalu

Gunung Sampah Longsor Timpa Puluhan Pekerja TPA, 9 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal