JAKARTA, iNews.id - Kekeringan meteorologis di Jakarta belum berakhir. Setelah sebelumnya sejumlah wilayah Ibu Kota masuk kategori Siaga, kini peringatan dini kekeringan untuk Dasarian II September 2026 mencatat sejumlah wilayah DKI Jakarta berada dalam kategori Awas.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang disampaikan BPBD DKI Jakarta, kondisi tersebut berlaku pada 11-20 September 2026. Artinya, ancaman kekeringan masih berlanjut memasuki pertengahan September.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat tidak menganggap remeh kondisi tersebut. Warga diminta mulai menghemat penggunaan air, menggunakan air secara bijak, serta terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari sumber resmi.
Kekeringan meteorologis terjadi ketika curah hujan berada di bawah kondisi normal dalam periode tertentu. Jika berlangsung lebih lama, minimnya hujan dapat meningkatkan tekanan terhadap ketersediaan sumber daya air.
Kondisi Jakarta saat ini perlu menjadi perhatian karena BMKG sebelumnya mencatat fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat. Dalam analisis Dasarian III Agustus 2026, indeks ENSO tiga bulanan untuk Juni-Juli-Agustus tercatat 2,2 dan menunjukkan El Niño sangat kuat.